Sumbawa Besar – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sumbawa turut berpartisipasi dalam Pawai Alegoris Kabupaten Sumbawa dengan mengusung tema “Bhinneka Tunggal Ika”. Kegiatan tersebut berlangsung pada Sabtu, 15 Agustus 2026, dengan rute yang dimulai dari Lapangan Pahlawan Sumbawa dan berakhir di depan SMA Negeri 1 Sumbawa Besar.
Tema “Bhinneka Tunggal Ika” diwujudkan melalui keberagaman pakaian adat yang dikenakan oleh jajaran DPMD sebagai simbol persatuan dalam keberagaman budaya Indonesia.
Dalam pawai tersebut, keluarga besar DPMD tampil dengan mengenakan beragam pakaian adat dari berbagai daerah di Indonesia. Di antaranya pakaian adat Toraja, Bugis, Sasak, Jawa, Dayak, serta tentunya pakaian adat Samawa sebagai identitas budaya daerah Sumbawa.
Keberagaman pakaian adat yang ditampilkan menjadi gambaran nyata bahwa Indonesia memiliki kekayaan budaya yang luar biasa. Meskipun berasal dari berbagai suku dan daerah dengan ciri khas budaya masing-masing, seluruhnya tetap berada dalam satu ikatan persatuan sebagai bangsa Indonesia.
Turut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut, Kepala Dinas PMD Kabupaten Sumbawa, Ulumuddin, S.E., serta Sekretaris Dinas PMD, I Made Patrya, A.P., yang dengan penuh kebanggaan mengenakan pakaian adat Samawa.
Keikutsertaan pimpinan DPMD tersebut menjadi bagian dari semangat untuk melestarikan dan memperkenalkan budaya lokal sekaligus menunjukkan bahwa budaya Samawa merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kekayaan budaya Nusantara.
Dengan penuh antusiasme, jajaran DPMD mengikuti pawai meskipun harus berada di bawah teriknya matahari. Semangat kebersamaan dan kekompakan tetap terpancar dari seluruh peserta yang mengikuti rangkaian kegiatan hingga selesai.
Melalui tema “Bhinneka Tunggal Ika”, DPMD Kabupaten Sumbawa ingin menyampaikan pesan bahwa perbedaan budaya bukanlah sekat yang memisahkan, melainkan warna yang memperindah persatuan Indonesia.
Pawai Alegoris ini sekaligus menjadi momentum untuk menumbuhkan rasa bangga terhadap keberagaman budaya, mempererat persaudaraan, serta memperkuat semangat gotong royong dalam kehidupan bermasyarakat.
PAD